JAKARTA - Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan imam yang memimpin Sholat Tarawih, beserta pemilihan surat yang lebih pendek dibanding saat kondisi normal.
Saat mengisi ceramah Sholat Tarawih 1 Ramadhan 1442 Hijriyah, Nasaruddin mengatakan bahwa Masjid Istiqlal tetap akan menggelar ibadah Sholat Tarawih dan witir 23 rakaat dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.
"Kami sudah menyiapkan imam yang suratnya tidak akan panjang seperti biasanya, sehingga kita bisa menargetkan agar pelaksanaan Sholat Tarawih tetap 20 rakaat," kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021) malam.
Baca juga: Menag Ingatkan Sholat Tarawih di Masjid Hanya Diperbolehkan di Zona Hijau dan Kuning
Masjid Istiqlal membagi lima gelombang untuk Sholat Tarawih, dimulai dari Sholat Isya, Sholat Tarawih 8 rakaat, 20 rakaat hingga witir.

Hal itu bertujuan agar jamaah tidak keluar secara bersamaan dan berdesakan usai ibadah. Istiqlal mempersilakan bagi jamaah yang ingin mengikuti Sholat Tarawih 8 rakaat saja, kemudian dilanjutkan di rumah.