3 Harimau Sumatera Berkeliaran, 2 Ekor Kambing Mati Diduga Dimangsa

Wahyu Sikumbang, iNews · Senin 12 April 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 340 2393012 3-harimau-sumatera-berkeliaran-2-ekor-kambing-mati-diduga-dimangsa-wsmwpFJGZy.jpg Ilustrasi (Foto : National Geographic)

AGAM - Warga nagari Koto Rantang, di kecamatan Palupuah, kabupaten Agam, Sumatera Barat, diresahkan dengan kemunculan harimau Sumatera yang diduga telah memangsa ternak kambing milik mereka.

Eka Muaro (35), warga setempat, menyebutkan dua ekor kambing milik Rasik (60) mati saat digembala di dekat kebunnya di kawasan perladangan bukik Koto Tabang.

"Sudah 2 ekor kambing milik mak Rasik yang dimangsa harimau. Yang terakhir 2 hari lalu. Saat itu pemilik kambing ada di kebun yang tak jauh dari posisi kambingnya dilepas," kata Eka, Minggu 11 April 2021.

Eka menambahkan, sebelumnya sekitar 20 hari lalu, seekor kambing milik Rasik juga mati di perladangan sekitar hutan Suapi Koto Tabang.

Warga khususnya peladang saat ini waspada dengan kemunculan kembali harimau Sumatera. Diperkirakan, harimau yang berkeliaran berjumlah tiga ekor yang terdiri dari satu induk dan dua anak.

"Sekitar 2 minggu yang lalu ada warga yang melihat 3 ekor harimau, satu besar dua ekor lagi menengah, berjalan beriringan di kebun warga siang hari," ujar Eka.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Bukittinggi, Vera Ciko mengaku telah mendapat informasi tentang kemunculan diduga harimau Sumatera di Palupuah.

"Ya, sudah dapat informasi. Mudah-mudahan besok bisa dicek ke lokasi," kata Vera Ciko.

Petugas meminta warga terutama peladang agar waspada saat beraktifitas di sekitar hutan Suapi Kecamatan Palupuah. Peladang diminta untuk tidak terlalu sore keluar dari ladang.

Baca Juga : Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Pasar Ini Sebelum Memulai Transaksi Jual-Beli

Sebelumnya, pada Sabtu 14 April 2018 lalu, di lokasi yang sama, BKSDA Resort Bukittinggi berhasil menangkap satu dari tiga ekor harimau yang meresahkan warga Palupuah.

Harimau yang tertangkap jenis harimau Sumatera betina berusia kurang dari dua tahun. Anak harimau itu tertarik masuk perangkap setelah diumpan seekor kambing.

Harimau yang diberi nama Sopi Rantang oleh warga setempat tersebut dievakuasi dan mendapat perawatan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD), lalu dilepasliarkan pada 1 Juli 2018 di Kawasan Suaka Margasatwa Alam Rimbang Baliang, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini