Tarawih Pertama Ramadhan 1442 H, Seribuan Jamaah Padati Masjid Al-Markaz Makassar

Antara, · Senin 12 April 2021 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 609 2393570 tarawih-pertama-ramadhan-1442-h-seribuan-jamaah-padati-masjid-al-markaz-makassar-N1zLi7eI9h.jpg Sholat Tarawih di Makassar. (Foto: Antara)

MAKASSAR - Sekitar seribuan jamaah mengikuti Sholat Tarawih pertama Ramadhan 1442 Hijiriah di Masjid Al Markaz Al Islami, di Jalan Mesjid Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/4/2021) malam. 

Kondisi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat dan antusias jamaah untuk melaksanakan Sholat Tarawih, mengingat pada tahun lalu ditiadakan oleh pemerintah karena kondisi tidak memungkinkan.

"Kita masih bersyukur tahun ini bisa diberikan kesempatan sholat berjamaah bersama, meski dalam situasi pandemi," tutur Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dalam penyampaiannya di masjid setempat.

Ia berharap, pelaksanaan ibadah Sholat Tarawih malam ini, tetap memperhatikan protokol kesehatan, begitupun Sholat Tarawih berikutnya. Jaga jarak dan tetap mematuhi aturan pemerintah dengan tidak menimbulkan kerumunan.

Selain itu, Sudirman berharap jamaah terus memakmurkan masjid, baik di awal, pertengahan hingga akhir Ramadhan. Sebab, belum tentu semua bisa mendapatkan kembali Ramadhan pada tahun berikutnya.

Baca juga: Begini Penampakan Sholat Tarawih Perdana Ramadhan 1442 H di Masjid Istiqlal

"Mudah-mudahan Sholat Tarawih malam ini jamaahnya bisa bertahan sampai akhir Ramadhan. Biasanya, kalau di awal saja ramai, nanti pertengahan dan akhir Ramadhan sudah banyak pergi di mal dan tempat belanja," katanya berkelakar.

Sudirman pun kembali menekankan, Pemerintah Provinsi telah mengeluarkan surat edaran pada setiap masjid untuk patuh dan taat menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan ibadah di bulan suci.

Sementara Imam Besar Masjid Al-Markaz KH M Muammar Bakry mengatakan, pelaksanaan Sholat Tarawih sesuai dengan aturan protokol kesehatan. Saf salat dan duduknya telah dipasarkan tanda agar jarak jamaah tidak saling berdekatan.

Baca juga: Menag Ingatkan Sholat Tarawih di Masjid Hanya Diperbolehkan di Zona Hijau dan Kuning

"Protokol kesehatan dilakukan secara ketat, mengatur jarak dan untuk jumlah jamaah 50 persen dari kapasitas dari pada masa normal. Kami sediakan juga cuci tangan, dan pengatur suhu, serta menghimbau dan mewajibkan jamaah pakai masker saat masuk masjid," ujarnya menegaskan.

Muammar menyebutkan, untuk kapasitas Masjid Al-Markaz bisa menampung hingga 10 ribuan jamaah bila kondisi normal saat Ramadhan. Namun tahun ini, tentunya berbeda dan disesuaikan dengan ruangan masjid karena ada pengaturan jarak.

Salah seorang jamaah asal Gowa, Irwan sengaja datang jauh-jauh ke Makassar untuk mengikuti Sholat Tarawih pertama. Sebab, tahun lalu, tidak diberikan kesempatan salat tarwih berjamaah, karena dampak korona.

"Saya memang meniatkan kalau tahun ini bisa Sholat Tarawih, maka Sholat Tarawih di masjid ini, alhamdulillah akhirnya terwujud. Memang setiap tahun selalu di sini pertama. Tahun lalu tidak bisa karena corona," katanya.

Dari pantauan di masjid setempat, terlihat seluruh tegel masjid dipasangkan batas mengunakan lakban. Di depan pintu masuk terpasang pengatur suhu tubuh dan ada pengurus masjid berjaga.

Ruangan masjid di lantai satu dipadati jamaah perempuan, di lantai dua dipadati jamaah laki-laki dan lantai tiga khusus perempuan. Sementara di pelataran masjid jamaah bercampur. Hanya saja dari pengamatan masih ada beberapa jamaah tidak mengenakan masker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini