Tarawih Kilat di Indramayu 6 Menit Selesai 23 Rakaat, MUI: Sholat Itu Harus Khusyuk

Arif Budianto, Koran SI · Rabu 14 April 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 525 2394384 tarawih-kilat-di-indramayu-6-menit-selesai-23-rakaat-mui-sholat-itu-harus-khusyuk-vhGCLxGou4.jpg Sholat Tarawih kilat di Indramayu. (Foto: Toiskandar)

BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat angkat bicara terkait Sholat Tarawih kilat di salah satu pesantren di Kabupaten Indramayu. Sholat Tarawih 20 rakaat dan 3 rakat witir selesai hanya dalam waktu sekitar 6 menit.

"Salah satu syarat salat dalah khusyu dan tumaninah. Sekarang bisa dibayangkan sholat 23 rakaat dalam waktu 5 atau 6 menit, dari mana itu bisa khusyuk atau bisa tumaninah. Tumaninah itu artinya semua rukun-rukun sholat itu bisa terlaksana," kata Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Akhyar kepada MPI, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Begini Suasana Hari Kedua Sholat Tarawih di Masjid Istiqlal

Selain itu, kata dia, esensi dari Sholat Tarawih tidak hanya sekadar melaksanakan sholat, tapi juga harus bisa mengambil pelajaran dari sholat yang dikerjakan. Artinya, harus memahami bacaan sholat .

"Itu tidak ada contohnya dari Nabi, bahkan Nabi Muhammad SAW kalau melaksanakan sholat malam termasuk Sholat Tarawih itu membaca suratnya panjang-panjang. Kemudian hukum sujudnya juga lama, coba sekarang kita lihat di Makkah, kalau sholat 23 rakaat berapa jam," tegas dia.

Dia khawatir, Sholat Tarawih kilat di pesantren di Indramayu itu hanya mengikuti yang selama ini sudah turun temurun.

Baca juga: Viral Video Sholat Tarawih Kilat, Warganet: Ajaran Siapa Sih?

"Mungkin saja, mungkin, itu tidak berdasarkan dalil-dalil agama hanya berdasarkan kebiasaan kebiasaan adat saja, dari orang dulu atau nenek moyangnya. Itu kan enggak boleh," imbuh dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini