Menilik Puasa Terakhir di Desa Miliarder Kuningan

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 14 April 2021 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 525 2394760 menilik-puasa-terakhir-di-desa-miliarder-kuningan-VBvEeLhs4I.jpg Suasa desa miliarder Kuningan (Foto : MPI/Wisnu)

KUNINGAN – Bulan puasa Ramadhan 1442 Hijriah ini merupakan bulan puasa terakhir bagi warga Desa Kawung Sari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pasalnya Desa yang saat ini mereka tempati akan menjadi waduk Kuningan, yang rencananya akan diresmikian oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam dua bulan ini.

Pengamatan MNC Portal Indonesia di Desa Kawung Sari, Rabu (14/4/2021) petang, sebagian warga terlihat menikmati suasana dengan duduk santai di pinggir jalan.

Terlihat anak-anak warga Desa ini asik bermain sepeda dengan anak lainnya. Raut wajah mereka terlihat gembira seolah tempat yang saat ini mereka tempati tak akan menjadi waduk nantinya.

Di sisi lain seorang ibu terlihat tengah berbelanja untuk kebutuhan berbuka puasa. Terlihat juga, sebagian rumah warga sudah ada dibongkar. Mereka lebih memilih untuk pindah lebih awal karena sudah mendapatkan ganti rugi.

"Jadi memang selain banjir, juga seperti itu (karena sudah mendapatkan ganti rugi), jadi mereka ada yang membeli tanah dan juga lahan, untuk membangun rumah," kata Kepala Desa Kawungsari Kusto ketika ditemui wartawan.

Baca Juga : Viral Pria Keramas Pakai Air Minum PAM, Wagub DKI: Rasa Malu Adalah Disiplin Kita

Namun, banyak warga kata Kusto yang lebih memilih bertahan karena ingin pindah bareng ke tempat baru di Desa Sukarapih, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

"Masih banyak, nanti bareng kita pindah ke sana," jelas dia.

Sementara salah seorang warga Kawungsari Jaja (54) mengaku sedih karena ini bulan puasa Ramadhan terakhir di Desa yang sejak lahir ditempati.

"Sedih, cuma mau gimana lagi, kita juga sudah dapet ganti rugi," kata dia ketika ditemui MPI.

Dia mengaku akan pindah berbarengan dengan warga lainnya. "Nanti bareng aja, meski ada beberapa warga yang sudah memilih pindah," kata dia.

Dirinya mengaku diberi waktu dua sampai 3 bulan ini untuk mengosongkan rumahnya, yang telah dijadikan Waduk Kuningan. "Imbauan sih belum, cuma katanya dua atau tiga bulan ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini