Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Konglomerat Perusahaan Teknologi di Silicon Valley Pindah ke Desa

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Sabtu, 17 April 2021 |19:23 WIB
Kisah Konglomerat Perusahaan Teknologi di Silicon Valley Pindah ke Desa
Shridar (Foto: BBC Indonesia)
A
A
A

"Saya seperti CEO yang bekerja dari jarak jauh," kata Sridhar Vembu sambil melempar pandangannya ke hamparan sawah yang hijau.

Sridhar bersama beberapa saudara kandungnya mendirikan Zoho tahun 1996 di Silicon Valley, Amerika Serikat. Kawasan di negara bagian California ini merupakan pusat inovasi teknologi berskala global.

Sekitar 25 tahun setelahnya, perusahaan penyedia layanan cloud atau jaringan antarkomputer itu sudah mempekerjakan 9.500 pegawai.

Majalah Forbes memperkirakan kekayaan Sridhar dan saudara-saudara kandungnya mendekati US$2,5 juta atau sekitar Rp36 triliun.

Baca Juga:  Kisah Andika Ramadhan, Tukang Packing Produk yang Jadi CEO Perusahaan

Dan setelah menghabiskan tiga dekade di Sillicon Valley, Sridhar memutuskan untuk pindah ke tempat yang lebih sepi. Pilihannya jatuh ke sebuah desa di selatan India. Tidak ada jalan raya, air bersih, dan sistem pembuangan kotoran

"Terdapat banyak sawah di desa ini dan hanya ada empat atau lima jalan," kata Sridhar.

Desa hijau yang subur itu terletak di kaki pegunungan, di distrik Tenkasi, 600 kilometer di selatan Kota Chennai.

Penduduk desa tersebut kurang dari 2.000 orang. Di sana tidak ada jalan raya, tidak ada pula jaringan air ledeng atau sistem pembuangan limbah.

Sambungan listrik juga tidak menentu. Sridhar terpaksa bergantung pada generator berbahan bakar diesel.

Desa itu jauh dari Silicon Valley. Lantas bagaimana Sridhar bisa bekerja dari sana?

Sarana paling penting yang memungkinkan Sridhar bekerja memang ada di desa itu, yaitu internet. Dia bisa mendapatkan koneksi internet berbasis serat optik yang berkecepatan tinggi.

Baca Juga:  Jangan Kaget! Gaji CEO Ratusan hingga Ribuan Kali Lipat Karyawan Biasa, Ini Alasannya

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement