Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KSAD: Prajurit Kopassus Dikeroyok di Jaksel Alami Retak Tengkorak Kepala

Riezky Maulana , Jurnalis-Selasa, 20 April 2021 |15:35 WIB
KSAD: Prajurit Kopassus Dikeroyok di Jaksel Alami Retak Tengkorak Kepala
KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: Dok Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Seorang prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD berinsial Serda DB mengalami luka-luka akibat pengeroyokan di sebuah kafe di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 18 April 2021. Dalam insiden tersebut, seorang anggota Brimob berinisial Bharatu YSB meninggal dunia. 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan, prajurit Kopassus mengalami cedera yang cukup parah. Berdasarkan laporan yang diterima Andika, Serda DB mengalami keretakan di tengkorak kpala.

Baca juga: Anggota Kopassus Dikeroyok di Obama Cafe, KSAD: Kita Kawal Terus!

"Yang jelas ada keretakan pada tengkorak sehingga cederanya cukup berat, itu yang saya terima ya kemarin pagi," ujar KSAD Andika di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Eks Danpampres itu menegaskan pihaknya juga harus objektif dalam melihat insiden tersebut. Namun, yang menjadi keheranan Andika adalah terkait keberadaan dan tujuan sang prajurit berada di lokasi tersebut.

"Kita harus objektif, apa yang menjadi peran tindak pidana orang lain harua diproses. Kami tetap kawal terus bagaimana penanganannya. Tapi di sisi lain juga, kami harus jujur prajurit kami ngapain di situ? kok berada di situ, ngapain dan itu yang sedang kami dalami," ujarnya.

Baca juga: Fakta-Fakta Pengeroyokan Brimob-Kopassus di Jakarta Selatan

Andika menjelaskan, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi di tubuh TNI AD, agar hal tersebut tak kembali terulang. "Harus dihentikan, enggak boleh ini dilakukan karena memang enggak ada hubungannya dengan tugas pokok kami," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement