Atas peristiwa tersebut, polisi langsung melakukan patroli cyber dan mendapatkan para remaja yang melakukan aksinya di jalan raya. Hal itu diketahui merupakan kegiatan menyambut bulan Ramadhan dan dilakukan sehari sebelum puasa.
Baca juga: Viral Emak-Emak Naik Motor Masuk Tol, Jasa Marga: Berbahaya
“Para remaja sudah diberikan binaan dan membuat surat pernyataan, didampingi Kepala Desa Banaran, dalam surat pernyataan itu, mereka berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi,” kata Kanit Turjawali Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan, Rabu (21/4/2021).
Diketahui, aksi para remaja ini merupakan tradisi jelang Ramadhan, biasanya kegiatan ini hanya dilakukan di jalan kampung, namun tahun ini keluar hingga ruas jalan utama di Kabupaten Sragen.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.