Demi Miliki Ahli Waris, Pria Ini Rela Tinggalkan 200 Surat di Kotak Surat Cari "Calon Ibu"

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 22 April 2021 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 18 2399141 demi-miliki-ahli-waris-pria-ini-rela-tinggalkan-200-surat-di-kotak-surat-cari-calon-ibu-gSdwWWhkKM.jpg Ilustrasi kotak surat (Foto: Reuters)

AUSTRALIALelaki ini melakukan cara ekstrim demi memiliki seorang ahli waris. Dia meninggalkan 200 surat di kotak surat untuk mencari seorang wanita muda yang dapat membantunya menghasilkan seorang ahli waris.

Lelaki berusia 32 tahun ini memposting surat-surat di seluruh Canberra di Australia yang merinci bagaimana kehamilan dan hubungannya dengan anak itu akan berjalan dengan baik.

Dia megambil inisiatif aneh ini karena pacarnya saat ini berusia 74 tahun dan tidak dapat hamil.

Menurut 7NEWS, yang berbicara dengan penulis surat tersebut, dirinya tidak pernah beruntung dengan aplikasi kencan seperti Bumble atau Tinder atau aplikasi parenting lainnya.

Dalam surat itu dia memberi calon ibu pilihan "inseminasi alami" atau "buatan" dan menjanjikan pembayaran satu kali sebesar USD5.000 (Rp73 juta).

Dia menegaskan sang calon ibu harus berusia antara 18 hingga 26 tahun. Lalu orangtua sang calon ibu yang juga akan menjadi orang tua yang sah, harus berusia antara 35 hingga 50 tahun.

(Baca juga: Catat 300 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari, India Pecahkan Rekor Dunia)

Anak tersebut akan bertahan untuk mewarisi harta warisan ayah dan kakek dari pihak ayah dan "memiliki masa depan keuangan yang aman".

Lelaki ini juga ingin melihat anak itu pada hari Natal selama lima hari sebelum menandatangani surat penting yang berisikan "Intinya adalah bahwa seorang ayah membutuhkan ahli waris"

Menurut 7NEWS, lowongan ini telah sukses ditanggapi.

"Saya sudah memiliki dua orang yang benar-benar tertarik menghubungi saya di area itu sehingga saya dapat mengatakan sejauh ini berhasil," kata pria itu.

Polisi Federal Australia (AFP) telah mengetahui surat itu dan telah mengeluarkan pernyataan.

"Kepolisian ACT mengetahui surat-surat yang belum tertangani yang meminta layanan pengganti untuk 'ahli waris' yang tertinggal di kotak surat di pinggiran utara Canberra,” terang seorang juru bicara polisi.

"Isinya tidak menyenangkan dan tawaran pembayaran tunai untuk ibu pengganti mungkin merupakan pelanggaran,” jelasnya.

(Baca juga: Wanita Penyusup Diamankan Polisi di Kediaman Resmi Pangeran Andrew)

"Kami berharap siapa pun yang menerima surat seperti itu akan memasukkannya ke tempat sampah daur ulang mereka,” lanjutnya.

Seorang wanita lokal menemukan catatan itu di kotak suratnya dan memutuskan untuk memposting catatan itu di Facebook.

“Ini menjijikkan, sangat menyeramkan dan mengerikan,” ujar seorang warganet

"Siapa bilang asmara sudah mati?,” tulis yang lain.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini