JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat akrab saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pemenuhan kebutuhan beras DKI Jakarta dengan Kabupaten Ngawi, Minggu (25/4/2021).
Anies dan Khofifah mendatangi gudang pengolahan beras di Desa Alas Pecah Kecamatan Geneng. Kabupaten Ngawi untuk penandatanganan kerja sama tersebut pada Minggu siang. Kedatangan mereka disambut Bupati Ngawi Onny Anwar Harsono.
BACA JUGA: Ketika Anies dan Khofifah Terlihat "Mesra"
Kerja sama pangan dengan Pemkab Ngawi ini dilakukan melalui BUMD DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya. Tujuan kerja sama ini adalah untuk mengamankan stok beras DKI Jakarta dan diharapkan bisa memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

Bentuknya berupa sistem resik gudang yang tahun ini diproyeksi 2.280 ton beras terkirim ke Jakarta dari total kontrak kerjasama senilai 9 ribu ton. Selain itu proyeksi pengadaan lahan seluas 200 hektar yang digarap kelompok tani untuk menghasilkan 600 ton beras sekali panen diharapkan mampu jadi penopang ekonomi petani.
"Sistem ini diadopsi untuk memastikan para petani bisa mendapatkan manfaat yang makin baik, makin besar sehingga semakin sejahtera," kata Anies.
BACA JUGA: Ganjar Larang Santri Mudik Lebaran
Penandatanganan dilakukan oleh Anies dan Onny di hadapan Khofifah dan Direktur PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo bersama kelompok tani Sidorukun.
Usai penandatanganan MoU, Anies dan Khofifah serta Onny Anwar memberangkatkan 100 ton beras yang akan diproses menjadi berbagai kualitas beras oleh Food Station.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.