Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulit Diberantas, KKB Papua Kerap Menyamar sebagai Penduduk Lokal

Erfan Maaruf , Jurnalis-Senin, 26 April 2021 |20:54 WIB
Sulit Diberantas, KKB Papua Kerap Menyamar sebagai Penduduk Lokal
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Foto: Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengaku ada sejumlah kesulitan dalam memberantas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Di sisi lain, banyak hal yang membuat KKB tetap eksis.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal Rusdi Hartono membeberkan banyak anggota KKB yang selama ini menyamar sebagai penduduk lokal di wilayah Papua.

"Kelompok-kelompok ini sering masuk ke penduduk. Menyamar-menyamar dengan penduduk, sering masuk ke penduduk-penduduk, nyamar dia," kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Baca Juga:  Eks Anggota KKB Akan Ajak Rekannya untuk Mencintai NKRI

Hal lain yang dilakukan KKB sehingga pihak kepolisian seringkali kesulitan dalam menjangkau lokasi-lokasi yang biasa menjadi titik kontak senjata. Pasalnya, wilayah di sana seringkali dipahami oleh KKB.

"Mereka selalu berusaha bagaimana pengejaran-pengejaran dilakukan oleh aparat keamanan mereka bisa lolos," tambahnya.

Baca Juga:  Polri Tak Tambah Personel Usai Gugurnya Kabinda Papua

Sebanyak empat peristiwa penembakan yang dilakukan KKB terhadap masyarakat sipil selama April kemarin. Mulai dari penembakan hingga pembakaran gedung sekolah. Terbaru, KKB melakukan penembakan terhadap Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua, Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement