Sekolah Ini Larang Gurunya Divaksin Covid-19

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 28 April 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 18 2402135 sekolah-ini-larang-gurunya-divaksinasi-covid-19-s4CJmyrUEK.jpg Ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Facebook)

MIAMI - Sebuah sekolah di Miami, Amerika Serikat (AS) melarang para guru untuk disuntik vaksin Covid-19. Mereka menegaskan setiap karyawan yang divaksinasi akan dilarang berinteraksi dengan siswa.

Pimpinan Centner Academy mengutip klaim dari orang-orang yang tidak divaksinasi jika mereka  "terkena dampak negatif" melalui kontak dengan orang-orang yang divaksinasi.

CBS Miami melaporkan Co-founder Leila Centner memberi tahu orang tua pada Senin (26/4), jika memungkinkan, kebijakan akademi adalah tidak mempekerjakan siapa pun yang telah menerima vaksin Covid-19 saat ini.

Dalam sebuah surat minggu lalu kepada staf, pertama kali dilaporkan oleh New York Times, Centner mengatakan para guru harus memberi tahu sekolah jika mereka telah menerima suntikan.

"Kami tidak dapat mengizinkan orang yang baru divaksinasi berada di dekat siswa kami sampai informasi lebih lanjut diketahui," terangnya.

(Baca juga: Sembunyikan 35 Burung Kutilang Hidup di Alat Pengeriting Rambut, Pria Ini Ditangkap di Bandara)

Guru yang menunggu untuk mendapatkan vaksinasi setelah tahun ajaran berakhir akan diizinkan untuk kembali hanya jika uji klinis vaksin telah selesai, dengan asumsi posisi di sekolah masih tersedia.

Centner juga mengulangi klaim palsu tentang individu yang divaksinasi yang mempengaruhi orang yang tidak divaksinasi, mengatakan tiga wanita di komunitas sekolah mengalami siklus menstruasi mereka "terpengaruh setelah menghabiskan waktu dengan orang yang divaksinasi".

Centner dan suaminya David Centner menggambarkan diri mereka sebagai "pendukung kebebasan kesehatan", memberikan panduan bagi orang tua di Akademi Centner untuk mengajukan pengecualian dari persyaratan vaksin di masa lalu.

Menurut Times, Centner sering membagikan konten anti-vaksin di Facebook.

(Baca juga: Gempa Bumi Dahsyat M6,0 Guncang India)

Menanggapi pertanyaan dari media AS, perwakilan dari Centner mengatakan sekolah tidak 100 persen yakin bahwa suntikan Covid-19 aman dan ada terlalu banyak variabel yang tidak diketahui untuk membuat kami merasa nyaman saat ini".

Akademi Centner terletak di Distrik Desain Miami. Biaya sekolah tahunan di sini mulai dari USD15.160 (Rp220 juta) untuk siswa pra-sekolah dan naik hampir USD30.000 (Rp435 juta) untuk siswa sekolah menengah, yang berusia sekitar 13-15 tahun.

Sementara itu, United Teachers of Dade, sebuah kelompok guru nirlaba lokal, dalam sebuah pernyataan kepada CBS News mengatakan pihaknya khawatir dengan kondisi tidak aman dan pelanggaran ketenagakerjaan yang harus dialami rekan-rekan di sekolah seperti ini karena kurangnya representasi serikat dan hak kontrak.

Para ahli mengatakan tidak ada bukti untuk teori semacam itu. Pejabat kesehatan AS mengatakan suntikan itu aman dan efektif. Tidak ada bukti ilmiah untuk klaim ini. Tak satu pun dari vaksin virus corona yang disetujui untuk keadaan darurat di AS yang dikaitkan dengan infertilitas, keguguran, atau perubahan negatif lainnya pada kesehatan reproduksi wanita.

Sekitar 141 juta orang AS telah menerima vaksin Covid-19 hingga saat ini.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini