Petugas di kota Amethi mengklaim "tweet palsu" Yadav telah mendorong orang lain untuk membuat tuduhan terhadap pemerintah, dan mereka mengajukan tuntutan pidana terhadapnya pada Selasa (27/4) malam.
(Baca juga: Identitas Wanita yang Membuat Film Dewasa di Gunung Batur Bali Akhirnya Terkuak)
"Shashank Yadav telah dituntut karena menyebarkan informasi yang menyesatkan," kata Arpit Kapoor, seorang perwira polisi senior di Amethi, dikutip Indian Express.
Kritikus mengatakan langkah tersebut mencerminkan merosotnya kebebasan sipil dan kebebasan berbicara selama beberapa tahun terakhir.
Pada Senin (26/4), Yadav, 26, memasang posting singkat di platform media sosial yang meminta tabung oksigen dan menandai (tagging) aktor Bollywood Sonu Sood. Dia tidak menyebutkan virus corona atau apa yang diderita kakeknya.
Cuitan ini kemudian di-retweet oleh seorang teman, yang juga menghubungi seorang jurnalis di Wire. Dia memperkuat pesan tersebut, seperti yang dilakukan oleh banyak orang India terkemuka lainnya dalam krisis.