JAKARTA - Seorang sopir angkot mengungkapkan rasa kecewanya dengan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah di tahun 2021. Dengan membaca puisi sang sopir yang tidak diketahui namanya itu mendoakan agar para penguasa mendapatkan hidayah.
"Apakah kalian sudah berpikir ulang dengan menutup keluar provinsi yang tanpa langsung mematikan mata pencarian kami," katanya mengutip ucapanya dalam video yang diunggah sejumlah channel Youtube, yang dilihat MNC Portal, Senin (3/5/2021)
Menurutnya dengan kebijakan ini, membuat dirinya tak bisa menghidupi keluarga. Anak mereka kemudian menangis pilu karena tak bisa berlebaran. Kondisi ini dianggap terbalik dengan anak penguasa yang tertawa gembira.
"Jangan biarkan kami kelaparan di saat kalian terlelap tidur dan kekenyangan. Ada anak istri serta kredit mobil yang selama ini tak pernah ditanggung negara," katanya.
Selain itu, kebijakan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah dinilai hanya menjadi mereka sebagai korban. Terlebih alasan pandemik Covid-19 yang digaungkan pemerintah seolah tak berdampak bagi mereka yang merupakan rakyat kecil. Mereka pun mengaku tak takut dengan Covid-19.