Ini Wajah Nani Apriliani, Perempuan Cantik Pengirim Takjil Sianida ke Aiptu Tomi

MNC Portal, · Senin 03 Mei 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 510 2404763 ini-wajah-nani-apriliani-perempuan-cantik-pengirim-takjil-sianida-ke-aiptu-tomi-zf4ScikfSO.jpg Foto:Ist

BANTUL - Satreskrim Polres Bantul menangkap Nani Apriliani (Na), perempuan pengirim takjil maut yang menewaskan Bocah berusia 9 tahun Naba Rais Prasetyo warga Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon.

Motif asmara menjadi salah satu alasan pelaku mengirimkan takjil bersianda yang kemudian salah sasaran karena ditolak penerimanya.

(Baca juga: Dendam Asmara, Motif Perempuan Cantik Pengirim Takjil Bersianida untuk Aiptu Tomi)

Saat jumpa awak media di Mapolres Bantul, wanita berparas cantik ini memiliki rambut panjang lurus yang dikuncir. Wajahnya pun ditutupi masker.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Ngadu mengatakan, pelaku berprofesi sebagai salah satu karyawan salon kecantikan. Perempuan 25 tahun ini berhasil ditangkap di Kalurahan Srimulyo, Piyungan.

“Setelah diperiksa akhirnya dia mengakui perbuatannya. Awalnya ingin memberi pelajaran pada Tomi seorang anggota polisi yang dicintainya meskipun sudah beristri," terangnya kepada wartawan di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021).

(Baca juga: Dikabarkan Bebas, Serda Ucok Eksekutor 4 Napi Cebongan Sowan ke Gus Miftah)

Menurutnya, kasus pengiriman takiji maut berawal saat pelaku kesal dengan Tomi. kemudian dia curhat pada salah satu rekan yang Sebenarnya mencintainya. Saran laki-laki yang juga mencintai NA adalah dengan memberikan racun agar korban muntah dan mencret saja.

"Saran itu diamini oleh Na dengan menaruh KCN di bumbu sate yang dikirimnya, harapannya menjadi pembelajaran untuk Tomi,"tandasnya.

Pelaku dijerat Pasal 340 KUHP Sub Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76c Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Barang siapa yang sengaja dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, kemudian pertanggungjawabannya dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini