Nekat Mudik ke Surabaya? Siap-Siap Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Karantina

Aan haryono, Koran SI · Senin 03 Mei 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 519 2404932 nekat-mudik-ke-surabaya-siap-siap-rogoh-kocek-rp1-5-juta-untuk-karantina-DY8zJwsgEt.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

SURABAYA - Para pemudik yang memaksa dan sembunyi-sembunyi masuk Surabaya harus berhadapan dengan petugas yang akan langsung membawa mereka ke tempat karantina Covid-19 di Asrama Haji Surabaya. Sementara mereka yang memakai kendaran pribadi akan diarahkan untuk putar balik. 

Para pemudik juga harus siap-siap merogoh kocek sendiri per hari Rp300 ribu selama masa karantina di Asrama Haji Surabaya. Proses karantina sendiri dilakukan minimal lima hari. Sehingga para pemudik harus menyiapkan setidaknya Rp1,5 juta.

“Biaya itu harus dibayar para pemudik. Kami tidak menanggung biaya karantina di Asrama Haji,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Senin (3/5/2021).

Baca juga: H-10 Lebaran, Ratusan Pemudik Motor Mulai Lintasi Bekasi

Ia melanjutkan, kalau pun mereka tak mau karantina di Asrama Haji Surabaya, pihaknya tetap mempersilakan mencari tempat karantina mandiri. Baik itu di hotel maupun di tempat lainnya. 

“Silakan saja, tapi tetap dalam pemantauan petugas dan mereka membayar sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses penyekatan akan dilakukan pada kendaraan selain pelat L (pelat kendaraan luar Kota Surabaya) yang bertujuan akan keluar atau masuk ke kota Surabaya. Termasuk juga orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan Perwali Kota Surabaya yang berlaku. 

Baca juga: Terminal Kalideres Bakal Buka Layanan Bus AKAP saat Larangan Mudik, Kok Bisa?

“Warga di luar KTP Surabaya yang mempunyai tujuan selain untuk bekerja atau kepentingan kedaruratan. Kalau yang membawa kendaraan pribadi akan kami arahkan untuk putar balik,” tambahnya.

Sementara itu, ada 17 titik penyekatan meliputi Terminal Benowo, Terminal Osowilangun, Exit Tol Masjid Al-Akbar Surabaya, Depan PMK Sier, Eks Pasar Karang Pilang, Exit Tol Gunungsari, Exit Tol Gunungsari - Gresik, SP3 Driyorejo - Lakarsantri, Bundaran Waru. 

Selanjutnya Exit Tol Simo Surabaya, Exit Tol Satelit, Rungkut (Pondok Chandra), Merr Gunung Anyar, Jembatan Suramadu,  Exit Tol Margomulyo, Dupak Demak dan Exit Tol Perak. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini