JAKARTA - Penumpang di Stasiun Palmerah lenggang usai diberlakukan rekayasa penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pantauan Reporter MNC Portal di lokasi, mulai pukul 19.15 WIB hingga saat ini, para penumpang KRL yang berangkat dari Stasiun Palmerah tampak tidak terlalu ramai seperti sore tadi.
Baca juga: Stasiun Palmerah Lenggang Usai Diberlakukan Rekayasa Stasiun Tanah Abang
Mayoritas penumpang diketahui merupakan pegawai swasta. Terlihat, satu per satu penumpang memasuki areal gerbong dengan tujuannya masing-masing.
Suasana di Stasiun Palmerah (foto: MNC Portal)
Salah satu pengguna KRL, Ryan (40) mengatakan telah mengetahui rekayasa pemberlakuan jadwal Stasiun Tanah Abang yang ditutup mulai pukul 15.00 WIB - 19.00 WIB.
Kebetulan, Ryan adalah penumpang yang sering berangkat dari stasiun Palmerah. Kepada MNC Portal, ia merasa tak terganggu dengan rekayasa jadwal Stasiun Tanah Abang.
"Ya kalau saya sih, gapapa, selama itu demi kebaikan," katanya.

Penumpang KRL saat membeli tiket di Stasiun Palmerah (foto: MNC Portal)
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi melakukan rekayasa perjalanan kereta rel listrik (KRL) tujuan stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat. Terhitung Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani Naik Turun Pengguna pada Pukul 15:00 - 19:00 WIB.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, kebijakan ini diambil menyusul kepadatan yang terjadi di Pasar Tanah Abang. Sementara berdasarkan data KAI Commuter mencatat sebanyak 37.349 pengguna menggunakan KRL yang masuk ke stasiun Tanah Abang.

Suasana di Stasiun Palmerah (foto: MNC Portal)
Anne mengatakan, akibat penutupan stasiun Tanah Abang berakibat pada perubahan rute penumpang dengan tujuan Rangkasbitung, Parung Panjang dan Serpong mulai pukul 15.00 hanya bisa diakses dari Palmerah saja.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.