Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Percepat Pemadanan Data, Kemensos Gandeng Kampus di Daerah

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 07 Mei 2021 |17:32 WIB
Percepat Pemadanan Data, Kemensos Gandeng Kampus di Daerah
Mensos Tri Rismaharini. (Foto: Dok.Kementerian Sosial)
A
A
A

JAKARTA – Kemensos (Kementerian Sosial) RI melanjutkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kecuali Bantuan Sosial Tunai (BST).

“BST hingga 30 April dengan pertimbangan Covid-19 sudah lebih baik dan masyarakat bisa beraktivitas,” ucap Menteri Sosial Tri Rismaharini usai menerima hibah Mesin Braile Embosser dari IT Telkom Surabaya di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

PKH dan BPNT diteruskan oleh Kementerian Sosial, karena data ganda ditidurkan, maka usulan baru sebanyak 6,334 juta dari Pemerintah Daerah (Pemda) sudah masuk.

“Usulan baru bisa diisi usai data ganda ditidurkan sejak 2015, tapi belum padan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” katanya.

Baca Juga: 9,62 Juta Masyarakat RI Dapat Bansos Tunai

Solusi belum padan penerima baru dengan NIK, Kemensos akan menggandeng berbagai perguruan tinggi yang berada di daerah. “Kami akan menggandeng kampus di daerah, seperti Politeknik di Banyuwangi, Universitas Cendrawasih (Uncen) di Papua, serta kampus di Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Mensos Tri.

Para mahasiwa akan ditugaskan ke lapangan untuk membantu proses pemadanan NIK dengan bobot 20 SKS, sekaligus analisis kemiskinan.“Saya sudah komunikasi dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terkait Kampus Merdeka dengan memberdayakan para mahasiswa,” tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement