Dikatakannya, AUTP merupakan cara Kementan untuk melindungi usaha tani agar petani masih bisa melanjutkan usahanya ketika terkena bencana banjir, kekeringan atau serangan OPT.
“Kami harapkan semua petani padi bisa mendaftar sebagai anggota AUTP. Penyuluh bisa menjelaskan ke petani harga preminya murah dan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Baca Juga: Kementan Sosialisasikan AUTP kepada Petani Sukabumi
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Distan Gianyar, I Nyoman Budi Hartanto menjelaskan, program AUTP sudah sejak lama digalakkan oleh Pemerintah Pusat maupun daerah. Namun petani di Gianyar tidak seluruhnya tertarik mengikuti program ini.
"Di Gianyar tercatat sebanyak 28.343 petani. Tapi belum semua ikut," ungkapnya.
Kepesertaan petani dalam asuransi ini berlaku sekali masa tanam. Iurannya Rp36.000 per hektare lahan pertanian setiap musim tanam. Pemerintah mensubsidi Rp144.000.
"Pembayaran premi dilakukan 30 hari sebelum atau setelah masa tanam," katanya.