Mudik Dilarang, Tol Cipularang dan Jalan Arteri Purwakarta-Padalarang Sepi

Didin Jalaludin, Koran SI · Jum'at 07 Mei 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 525 2407244 mudik-dilarang-tol-cipularang-dan-jalan-arteri-purwakarta-padalarang-sepi-YXNkWWsITp.jpg Tol Cipularang (Foto: Didin Jalaludin)

PURWAKARTA - Pasca-dimulainya penyekatan mudik, ruas Tol Purwakarta, Bandung, Cileunyi (Purbalenyi) terpantau sepi, Jumat (7/5/2021) sore. Bahkan, lengangnya lalu luntas di jalan yang terkenal dengan nama Tol Cipularang itu sudah terjadi sejak H-7 lebaran.

Kendaraan yang melintas didominasi kendaraan truk dan kendaraan pribadi jenis minibus dan sedan, yang jumlahnya tidak banyak. Baca Juga: Diputarbalikkan, 3.169 Kendaraan Gagal Masuk Jatim

Kondisi ini berbanding terbalik sebelum memasuki H-7 lebaran atau sebelum adanya penyekatan yang dilakukan petugas atas kebijakan larangan mudik oleh pemerintah, kendaraan di ruas tol tersebut cukup padat. Bahkan, meningkat dua kali lipat dari hari-hari biasa.

Selain di tol, kondisi serupa juga terjadi di jalur Arteri Purwakarta-Padalarang. Kendaraan yang melintas juga sepi. Petugas yang berada di Pos Pam Penyekatan Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta tanpak santai. Mereka hanya menemukan beberapa pemudik saja di jalur ini.

"Kemarin ada dua mobil dari Bandung ke Purwakarta dan sudah kami minta puterbalik. Ya, memang gak terlalu singnifikan seperti tiga-empat hari lalu," ujar Kapos Pam Penyekatan Sawit AKP Subagyo kepada MNC Portal Indonesia.

Menurutnya, kondisi yang terjadi sekarang bisa dibilang wajar. Karena masyarakat mengetahui informasi soal penyekatan yang bakal dilakukan petugas secara ketat adalah akan dimulai pada H-7 lebaran. Sehingga masyarakat yang akan mudik memilih berangkat lebih awal atau sebelum memasuki H-7 lebaran.

"Tapi yang mudik sekarang juga ada, hanya jumlahnya tidak sebanyak beberapa hari lalu," tambah dia.

Baca Juga:  Hari Kedua Larangan Mudik, Polda Jabar Putar Balik 4.910 Kendaraan

Sementara itu, salah seorang warga Purwakarta berinisial Y (30) mengaku berhasil lolos pulang melongok ibunya yang ada di Brebes tujuh hari lalu. Dia berangkat dari Purwakarta mengendarai sepeda motor menggunakan Jalur Pantura pada 30 April 2021 lalu dan kembali pulang ke Purwakarta 4 Mei 2021 kemarin.

"Sebelumnya sempat ragu juga. Tapi Alhamdulillah gak ada apa-apa di jalan. Sebelum berangkat saya memang tanya-tanya dulu. Waktu itu belum ada penyekatan. Kalau sekarang katanya ketat banget. Banyak yang diputar balik. Teman saya juga sekarang gak bisa balik lagi ke Purwakarta," tambah pria yang bekerja sebagai pedagang di Purwalarta itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini