JAKARTA - Aktivis media sosial dan kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi tidak sepakat dengan adanya larangan mudik. Namun, karena kebijakan ini telah diputuskan oleh pemerintah, ia pun menaatinya.
"Cuman karena aturan sudah ditegakkan, saya hormat. Dua tahun nggak mudik neh. Cuma kebijakan (ke depan) jangan kek gini lagi," kata Dokter Tirta dalam video berjudul DR. TIRTA ON WHEELS #EPISODE3 di chanel Youtube The Leonardo's, awal pekan ini.
Baca juga: 10 Penumpang Truk di Tol Cikupa Bukan Pemudik Tetapi Buruh
Menurutnya, larangan mudik oleh pemerintah hanya strategi agar tidak disalahkan karena angka Covid-19 kemungkinan besar pasti naik pasca Hari Raya Idul Fitri.
"Nah daripada disalahkan terus mereka membuat kebijakan ini. Dengan harapan nanti kalau misalkan angka Covid-19 naik, yang disalahin yang nekat mudik. Jadi ada blamefull di sini," katanya.
Baca juga: Berikut 8 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Depok
Dokter Tirta yang juga seorang youtuber ini menjelaskan, bahwa penularan Covid-19 bukan hanya karena mudik. Selama ini, penularan terjadi di KRL, busway, perkantoran. Kebijakan larangan mudik ini pun dianggap Dokter Tirta seperti memadamkan kebakaran dengan selang kecil.
"Jadi ini kayak hutan sudah pasti kebakaran, dia nyiramnya pakai selang, ya gini," katanya.
Dokter Tirta juga mengaku kasihan dengan anggota kepolisian yang seharusnya menangkap pelaku kriminal malah dikerahkan untuk menjaga jalan tol selama 24 jam. Padahal tugas itu sangat tidak mudah.
"Lo pikir jaga di jalan tol gampang? atasan tinggal nyuruh doang, coba yang bawahan jaga di jalan tol 24 jam, itu rentan capek, bisa-bisa yang kena Covid petugasnya," katanya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.