JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyayangkan aksi masyarakat yang nekat menerobos penyekatan untuk mudik. Seperti beberapa aksi penerobosan terjadi selama masa pelarangan mudik mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
“Saya sangat menyayangkan masyarakat yang nekat menerobos penyekatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (11/5/2021)
Dia mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa penyekatan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari kebijakan pelarangan mudik. Dimana sudah sepatutnya dipatuhi oleh masyarakat.
“Oleh karena itu saya meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar kebijakan ini dan berpotensi mendapatkan konsekuensi hukum. Patuhi kebijakan ini untuk kebaikan bersama dalam mencegah terjadinya penularan covid-19,” ujarnya.
Dia mengingatkan bahwa silaturahmi fisik berpotensi menularkan dan tertular covid-19. Dimana hal ini bisa berdampak fatal
“Saya yakin kita tidak mau menyesal. Apabila tidak ada lonjakan kasus setelah masa lebaran maka perang kita melawan covid-19 akan semakin dekat dengan kemenangan. Usaha-usaha yang kita lakukan hari –hari ini untuk menahan diri dan tidak mudik merupakan salah satu solusi penting untuk semakin menekan laju penularan kasus covid-19 dan kematian yang disebabkan oleh covid-19,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.