Sultan HB X: Boleh Silaturahmi Asal Ikuti Syarat Ini

Harian Jogja, · Selasa 11 Mei 2021 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 510 2409129 sultan-hb-x-boleh-silaturahmi-asal-ikuti-syarat-ini-Pw0WJ7uYMQ.jpg Gubernur DIY, Sultan HB X (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hemengkubuwono (HB X) berharap masyarakat Jogja tetap bisa menerapkan protokol kesehatan saat merayakan Lebaran.

5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, tak boleh diabaikan. Sultan membolehkan silaturahmi penduduk antar kabupaten dan kota dalam DIY asalkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya mohon kalau bersilaturahmi melakukan tetap menjaga 5M. Kalau bisa melakukan swab dulu, agar ada kepastian dalam silaturahmi antarsaudara atau dengan teman ngobrol dan sebagainya. Sama-sama bisa saling menjaga,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Selasa (11/5).

“Jadi dihindari kalau tidak sangat penting engga usah lunga [pergi],” kata Sultan.

Sultan ingin menjaga kondisi Jogja tidak ada kenaikan kasus Covid-19. Saat ini 95,06% wilayah DIY berstatus hijau dalam risiko penyebaran Covid-19. Sultan juga berharap pandemi Covid-19 ini cepat berlalu.

Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini juga memastikan tidak menggelar acara-acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti ngabekten yang biasa dilakukan tiap Idulfitri. Kraton tidak akan menggelar Grebek Syawal yang biasa dilakukan setiap tahun sebagai bentuk wujud syukur atas hadirnya Idulfitri setelah sebulan lamanya umat musliim menunaikan ibadan puasa pada Ramadan.

Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bidang Penegakan Hukum DIY, Noviar Rahmad juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan saat lebaran.

“Kami imbau kepada masyarakat dalam merayakan Idulfitri 1442 dilaksanakan dengan sederhana mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, tidak melaksanakan takbir keliling, tidak bersilaturahmi sebelum tes PCR, rapid test atau GeNose serta menghindari berkerumun,” kata Noviar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini