Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pidato Lebaran Bung Karno Sebelum Jadi Presiden: Ibaratkan Puasa Sama dengan Perang

Erfan Maaruf , Jurnalis-Kamis, 13 Mei 2021 |12:11 WIB
Pidato Lebaran Bung Karno Sebelum Jadi Presiden: Ibaratkan Puasa Sama dengan Perang
Foto: Istimewa
A
A
A

Dilihat dari tulisannya Soekarno berusaha memaknai perang dan penderitaan serta harapan akan kemenangan akan datang setelah kesusahan. Makna seruan Soekarno tersebut seirama dengan seruan dengan Lebaran Kita haroes merajakan Lebaran sekarang ini didalam semangat tahan-menderita itoelah! Satu boalan kita berpuasa! MELATIH DIRI TAHAN-MENDERITA! Marilah kita hadapi ,,tahoen jang baroe ini sebagai satoe bangsa, jang benar-benar berlatih tahan-menderita didalam boelan Ramadhan.

Soekarno berusaha menganalogikan puasa sebagai penderitaan untuk melatih diri dan Lebaran sebagai kemerdekaan dan buah hasil dari penderitaan atau perjuangan.

Di akhir tulisannya Sokarno menulis: Maka kemenangan-achir pasti dipihak kita! Kalimat ini merefleksikan bukan hanya kemenangan dari satu bulan berpuasa, tapi kemenangan atas perjuangan selama berjuang.

 

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement