Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sedih, Warga Desa Miliarder di Kuningan Tak Gelar Sholat Idul Fitri

Wisnu Yusep , Jurnalis-Kamis, 13 Mei 2021 |16:34 WIB
 Sedih, Warga Desa Miliarder di Kuningan Tak Gelar Sholat Idul Fitri
Desa Miliader di Kuningan tak ada aktivitas sholat idul fitri (foto: MNC Portal/Wisnu)
A
A
A

KUNINGAN – Momen-momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Desa miliarder Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tak begitu terasa. Hampir tidak ada kegiatan Sholat Idul Fitri tahun ini.

Pasalnya, desa miliarder ini masuk dalam zona merah Covid-19, sehingga pemerintah setempat lebih memilih meniadakan lebaran terakhir bagi warganya.

"Eggak ada acara Shalat Ied, karena zona merah. Jadi tidak ada momen," kata Kepala Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kusto ketika dikonfimasi wartawan, Kamis (13/5/2021).

Baca juga:  Pasien Covid-19 Ini Tetap Beribadah Sholat Ied dengan Alat Bantu Pernapasan

Kegiatan Sholat Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kata dia, hanya diikuti hanya sembilan orang. Selebihnya, kata dia, warga miliarder ini melaksanakan Shalat Ied di rumah masing-masing

"Sepi paling oge (juga) ada 9 orang. Pada melaksanakan di rumah masing-masing nggak ada momen pisan (sama sekali)," jelas dia.

Baca juga:  Khatib Masjid Al-Azhar Jakarta: Doakan Perjuangan Palestina

Sebelumnya, Petugas Damkar Kuningan lakukan penyemprotan caiaran disinfektan di sejumlah jalan lingkungan dan bangunan kantor pemerintah serta fasilitas sosial di Desa Miliarder alias Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan Jawa Barat.

Tindakan penyemprotan dilakukan, akibat ada sejumlah warga desa setempat terkonfirmasi positif Covid-19.

"Iya atas penyemprotan cairan disinfektan dilakukan atas adanya permintaan penyemprotan cairan disinfektan dari kepala Kepala Desa Kawungsari nomor 141/17/Pem/VI/2021 tanggal 30 April 2021 bertujuan untuk menghambat penyebaran virus Covid-19 di lingkup Desa Kawungsari," ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi.

Tindakan penyemprotan, kata Khadafi telah dilakukan sebanyak 4.500 liter. "Penyemprotan cairan disinfectan kami keluarkan sebanyak 4.500 liter di Desa Kawungsari, meliputi jalan utama Desa Kawungsari, halaman Kantor Desa dan Masjid serta sejumlah jalan Dusun Wage, Dusun Puhun dan rumah yang terindikasi Covid-19," ujarnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement