Gedung Hunian Roboh Dihantam Serangan Israel, Warga Gaza Menyisir Puing-Puing

Agregasi VOA, · Jum'at 14 Mei 2021 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 18 2410023 gedung-hunian-roboh-dihantam-serangan-israel-warga-gaza-menyisir-puing-puing-PlEWxefFSr.jpg Foto: AP via VOA

JAKARTA - Serangan tentara Israel merobohkan sejumlah gedung di Kota Gaza, Palestina. Tim-tim penyelamat dan warga menyisir reruntuhan sebuah gedung hunian sana, Kamis (13/5).

Kerusakan ini terjadi sementara kekerasan antara kelompok militan Israel dan Palestina meruncing pada hari Kamis (13/5). Pesawat-pesawat tempur Israel terus menggempur target-target di teritori berpenduduk 2 juta orang itu.

Warga memeriksa gedung yang rata dengan tanah itu, melangkahi kasur-kasur dan tumpukan potongan logam dan beton untuk mengumpulkan barang-barang milik mereka.

Israel menyatakan menyerang bangunan-bangunan milik Hamas dan kelompok-kelompok militan lainnya.

Sebelumnya diberitakan Okezone, Kementerian kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 83 orang, termasuk 17 anak-anak, telah tewas, sejak serangan Israel dimulai pada Senin malam. Lebih dari 480 lainnya terluka seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis.

Hamas, kelompok yang menguasai Jalur Gaza, juga meluncurkan rentetan roket ke Israel setelah rudal Israel menghancurkan menara ketiga di wilayah pantai yang terkepung.

Setidaknya tujuh orang Israel, termasuk satu anak, juga tewas. Tentara Israel mengatakan sekitar 1.500 roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel dan mereka telah menambahkan bala bantuan di dekat wilayah timur daerah kantong itu. 

Permusuhan berkobar setelah Hamas mengeluarkan ultimatum pada hari Senin menuntut agar Israel menarik mundur pasukan keamanannya dari kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem setelah tindakan kerasnya terhadap warga Palestina. 

Hamas merebut Jalur Gaza yang terkepung dari pasukan yang setia kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada 2007 setelah memenangkan pemilihan legislatif pada 2006. Sejak itu, Israel telah mengintensifkan pengepungannya dan melancarkan tiga serangan militer yang berlarut-larut di Gaza.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini