Ritual Usir Genderuwo Supaya Anak Tidak Nakal, Kakek Korban: Cucu Saya Lincah & Baik!

Tim Okezone, Okezone · Selasa 18 Mei 2021 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 512 2411960 ritual-usir-genderuwo-supaya-anak-tidak-nakal-kakek-korban-cucu-saya-lincah-baik-EnAobuXGs6.jpg Sutarno, kakek dari bocah yang tewas saat menjalankan ritual usir genderuwo (Foto iNews)

JAKARTA - Sutarno, kakek dai Ais, bocah berusia tujuh tahun yang korban usir genderuwo di Temanggung, Jawa Tengah, mengaku selama empat bulan terakhir, dirinya tidak pernah bertemu dengan cucunya. Hal itu terjadi lantaran sang orangtua mengatakan ritual yang sedang dijalankan Ais belum selesai.

"Selama ini, dari bulan Februari sampai Mei, saya enggak pernah ketemu cucu saya. Pasa saya mau ke sana, katanya ini belum selesai ritualnya," ujar Sutarno dalam program iNews Sore, Selasa (18/5/2021).

Diceritakannya, ritual tersebut dilakukan lantaran sang dukun yang berjumlah dua orang bernama Haryono dan Budi, mengatakan ke orangtua korban bahwa ada roh genderuwo di dalam tubuh Ais. Karena itu, harus dilakukan ritual agar Ais menjadi anak yang baik

"Dukunnya bilang, anak saya itu waktu hamil ditempeli genderuwo," kata Sutarno.

Sebenarnya, senakan apa cucunya hingga harus menjalani ritual usir genderuwo dan menjadi anak yang baik?

"Dia itu sebenarnya enggak nakal, tapi cucu saya itu lincah dan baik," jawab Sutarno.

Baca Juga : Ritual Usir Genderuwo Tewaskan Bocah di Temanggung, Jangan Sampai Terulang!

Kendati demikian, dia tidak mengetahui secaa pasti soal kronologi kematian cucunya. Sutarno hanya mendapat kabar bahwa kepala cucunya diceburkan ke bak mandi hingga tidak sadarkan diri hingga meninggal dunia, lalu disimpan empat bulan di dalam kamar.

"Katanya (si dukun) bilang ke anak saya nanti bisa hidup kembali," ujar Sutarno.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini