BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan tes antigen acak di tempat wisata dan gate tol selama Ramadan dan libur Lebaran tahun ini. Hasilnya, sebanyak 4 persen warga positif Covid-19.
"Tes acak kami lakukan kepada sekitar 830 orang secara acak. Dari jumlah itu, sebanyak 36 orang positif Covid-19 berdasarkan rapid antigen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani, Kamis (20/5/2021).
Sampel diambil secara acak atau rundom ke pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan gate tol. Pada saat Lebaran misalnya, ditemukan dua orang positif di gate tol dan tujuh orang di Kebun Binatang Bandung.
"Ini menunjukkan OTG (Orang tanpa gejala) masih berkeliaran di sekitar kita. Mereka ada di antara kita," tuturnya.
Baca Juga : PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga 18 Juni 2021
Menurut dia, tes acak hanya dilakukan saat ada momen. Setelah selesai Ramadan dan Idul Fitri, tak ada lagi rapid antigen. Namun, pihaknya lebih pada meningkatkan tracing di tingkat wilayah. Tracing dilakukan kepada mereka yang berisiko, orang dekat yang terpapar, dan lainnya.
Baca Juga : Keterisian RS Wisma Atlet Kembali Meningkat, Setelah Mencapai Rekor Terendah
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.