Share

Ditembak 5 Kali, Pembelot Korut Berhasil Melarikan Diri ke Korsel

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 21 Mei 2021 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 18 2413610 ditembak-5-kali-pembelot-korut-berhasil-melarikan-diri-ke-korsel-BgzWbZ5zXp.jpg Pembelot Korut berhasil melarikan diri ke Korsel (Foto: URL)

KOREA UTARA - Seorang pembelot Korea Utara (Korut) telah menceritakan kisah mengerikan tentang bagaimana dia ditembak lima kali saat berusaha melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel).

Oh Chong Song bergegas menuju kebebasan, seperti banyak rekan senegaranya, pada November 2017. Pelarian dirinya dibumbui dengan tembakan peluru tetapi dia berhasil bertahan hidup untuk menceritakan kisahnya itu.

Rekaman yang direkam pada kamera pengintai menunjukkan dia menerobos pos pemeriksaan militer dengan jip berwarna hijau.

Dia menuju Zona Demiliterisasi, sebidang tanah yang memisahkan Korea Utara dan Selatan yang bertindak sebagai penyangga antara tetangga.

Jika tertangkap, Oh Chong akan dikirim ke kamp konsentrasi untuk tahanan politik atau dieksekusi regu tembak.

Berbicara kepada NBC, dia mengatakan dirinya memahami tugas penjaga perbatasan yang harus menembaki dia.

(Baca juga: Gencatan Senjata Tercapai, RI Tetap Serukan Pendudukan Israel Harus Berakhir)

"Dalam situasi mereka, saya akan menembakkan senjata. Ini bukan masalah persahabatan,” terang pembelot itu.

"Saya memahami mereka karena jika saya berada di posisi mereka, saya akan melakukan hal yang sama,” lanjutnya.

"Saya sangat ketakutan. Saya menonton video ini sesekali dan setiap kali saya melihatnya, saya menyadari fakta bahwa saya hidup adalah keajaiban,” ujarnya.

"Bahkan aku tidak percaya hal seperti ini terjadi,” tambahnya.

Banyak orang mencoba dan membelot dari Korut yang tertutup ke Korsel setiap tahun, tetapi jumlahnya terus menurun sejak Kim Jong-un mengambil alih kekuasaan pada 2011. Apalagi, kondisi pandemi virus corona semakin menutup peluang keluar.

(Baca juga: Satelit Temukan Gunung Es Terbesar Baru di Luar Antartika)

Oh Chong mengenakan jaket empuk selama pelariannya yang berani. "Saya memakai jaket empuk dan tembakan menembus sini dan keluar dari sini,” terangnya.

"Karena luka penetrasi itu, otot di sana hancur dan saya bisa merasakan hangatnya darah mengalir di bawah saya. Saya masih berlari,” terangnya.

Tentara Korsel pun langsung menyeretnya ke tempat aman setelah menemukannya.

"Saya memang berpikir bahwa saya akan mati ketika saya terbaring di sana. Pada titik ini, ketika mereka datang untuk menyelamatkan saya, saya tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini