“Seandainya mereka bunuh kami, sudah lama kami mati, tapi mereka datang ke rumah kami, mereka pecahkan tempat air, mereka buat kami kehausan setengah mati,” ujar Somad menirukan ucapan teman kuliahnya itu.
“Mereka ambil dengan senjata laras panjangnya, mereka pecahkan tempat-tempat minyak zaitun, karena mereka tahu kami tak dapat hidup tanpa zaitun. Mereka hancurkan sawah gandum makanan pokok kami, mereka buat kami setengah mati,” lanjutnya.
Baca juga: Sekjen PBB Sambut Gencatan Senjata Gaza
Namun, ujar UAS, warga Palestina tak akan meninggalkan negerinya dan terus berjuang hingga kemerdekaan bisa diraih.
“Tapi kami tak akan meninggalkan negeri ini, sampaikan satu saja isy kariman, hidup mulia Palestina merdeka atau mati sbagai orang yang sahid,” pungkas UAS.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.