Kader Terlibat Kasus Penembakan, Gerindra Jatim Akan Berikan Bantuan Hukum

Sony Hermawan, iNews · Sabtu 22 Mei 2021 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 519 2414046 kader-terlibat-kasus-penembakan-gerindra-jatim-akan-berikan-bantuan-hukum-Ypg8ILrbfi.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SURABAYA - Plt Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad mengakui jika kadernya terlibat kasus penembakan. Namun, pihaknya menyerahkan tersebut kepada pihak berwajib, dan berjanji tetap akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan.

Diketahui,, hasil penyelidikan polisi, warga Bangkalan berinisial L (35) tewas ditembak politisi Gerindra berinisial H. Identitas anggota DPRD Bangkalan ini terbongkar setelah sebelumnya polisi menangkap dua tersangka, yakni S dan M.

"Terkait persoalan tersebut, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum karena menyangkut persoalan hukum, sehingga harus di proses sesuai prosedur hukum," kata Sadad kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga:  Kasus Penembakan di Bangkalan Ternyata Didalangi Anggota DPRD

Kata Sadad, Partai Gerindra juga akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. Hal itu dilakukan lantaran kader Partai Gerindra.

"Kasus ini harus di bedah persoalannya, terang benderang. Aparat penegak hukum yang lebih memiliki kemampuan dan kewenangan untuk mengurai persoalan ini. Dan yang bersangkutan saudara H akan kami bantu pembelaan hukum," sambungnya.

Sadad mengatakan, kalau H dinyatakan bersalah dan kemudian dibawa ke meja pengadilan dan terbukti bersalah, pihaknya akan menghormati seluruh putusan hukum.

"Kami serahkan ke aparat penegak hukum untuk persoalan itu. Seterang-terangnya," pungkasnya.

Perlu diketahui, anggota DPRD Bangkalan berinisial H menjadi tersangka kasus penembakan warga Maret lalu. H menjadi tersangka bersama dua orang lain yakni S dan M yang merupakan karyawannya.

Ketiga tersangka bertanggung jawab atas kematian L yang ditemukan tewas dengan luka tembak pada Minggu 28 Maret 2021 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo mengatakan ada tiga tersangka dalam kasus ini. Yakni anggota dewan berinisial H, lalu dua karyawannya S dan M.

"Iya, sejak kejadian pada Maret, kejadiannya kan malam Minggu. Nah malam Senin belum 1x24 jam kita sebenarnya sudah mengamankan dua tersangka. Sudah kita amankan senjata apinya. Dua tersangka inisial S dan M," kata Sigit.

Sigit mengatakan pihaknya lalu melakukan pemeriksaan saksi dan diketahui ada tersangka lain. Ternyata, tersangka tersebut merupakan anggota DPRD Bangkalan dari fraksi Gerindra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini