Segmen Sianok Bukittinggi Punya Potensi Gempa M 7,4

Rus Akbar, Okezone · Senin 24 Mei 2021 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 340 2414430 segmen-sianok-bukittinggi-punya-potensi-gempa-m-7-4-0j2PHpZLef.JPG Ngarai Sianok di Bukittinggi Sumbar (Foto: Okezone/Rus Akbar)

PADANG - Segmen Sianok Bukittinggi, Sumatera Barat merupakan bagian patahan semangko membelah Sumatera dari Lampung hingga Nanggroe Aceh Darussalam.

Belakangan ini daerah Bukittinggi yang berada sekitar segmen Sianok sering terjadi gempa, sejak 19 Februari 2021 sampai 23 Mei 2021 BMKG telah mencatat sudah 14 kali terjadi gempa dengan Magnitudo (M) 2 sampai 4.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet mengatakan hasil kajian Pusat Studi Gempa Nasional (PusGeN) pada 2017 menunjukkan bahwa Segmen Sianok memiliki magnitudo tertarget M 7,4 dengan laju pergeseran sesar 14 mm per tahun.

“Semakin lama periodisitasnya, gempa yang terjadi akan semakin besar artinya Segmen Sianok cukup aktif, memiliki potensi memicu gempa kuat yang patut diwaspadai. Tapi pelepasan dalam skala kecil itu akan mengurangi akumulasi energi yang tersimpan,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (23/4/2021)

Irwan menambahkan, berdasarkan monitoring yang dilakukan Stasiun BMKG Padang Panjang, aktivitas sesar Sianok itu mulai aktif pada awal Februari 2021. Ditandai dengan adanya gempa dengan Magnitudo (M) 3,4 pada 19 Februari 2021.

“Itu terpantau terjadi pada pukul 10.32.53 WIB yang berpusat di darat dengan kedalaman 5 kilometer. Gempa itu dirasakan sebesar II-III MMI di Bukittinggi, serta II di Agam dan Padang Panjang. Terakhir terjadi pada pukul 12.09.55 WIB tadi dengan M 2,5 pada kedalaman 10 kilometer. Gempanya dirasakan I-II MMi di Bukittinggi,” tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini