Oknum Dokter Penjual Vaksin Covid-19 Masih Berstatus Anggota IDI

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Senin 24 Mei 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 608 2414654 oknum-dokter-penjual-vaksin-covid-19-masih-berstatus-anggota-idi-ni7ANR7v4g.jpg Ketua IDI Sumut Edy Ardiansyah (Foto: Ahmad Ridwan)

JAKARTA - Polda Sumatera Utara telah menetapkan empat tersangka dalam kasus penjualan vaksin Covid-19 secara ilegal. Dua dari empat orang tersangka tersebut berprofesi dokter.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Edy Ardiansyah menyatakan bahwa dua dokter berinisial IW dan KS tersebut masih berstatus anggota IDI.

Menurut dia, keterlibatan dua oknum dokter dalam penjualan vaksin Covid-19 bukan merupakan kesalahan dalam pelayanan medis.

"Keterlibatan oknum dokter dalam penjualan vaksin Covid-19 termasuk tindakan korupsi dan kasusnya sudah ditangani Polda Sumut," kata Edy, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Kasus Jual Beli Vaksin Covid-19, Polisi Akan Panggil Kepala Dinkes Sumut

Ia menambahkan, IDI Sumut masih menunggu proses hukum terhadap dua oknum dokter penjual vaksin virus corona tersebut. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan etik yang akan dilakukan organisasi profesi kedokteran itu.

Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI Sumut hanya bisa menggugurkan keanggotaan IW dan KS bila kedua oknum dokter itu melanggar AD/ART organisasi kedoteran.

"Nantinya pencabutan izin praktek kedokterannya akan dipertimbangkan oleh majelis kehormataan kedokteran jika diperlukan dalam proses hukumnya," ujar Edy.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ilegal Juga Disuntikkan untuk Warga Perumahan Elite di Jakarta

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini