Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prajurit TNI di Kongo Berhasil Jinakan Amunisi RPG di Ladang Warga

Riezky Maulana , Jurnalis-Kamis, 27 Mei 2021 |05:49 WIB
 Prajurit TNI di Kongo Berhasil Jinakan Amunisi RPG di Ladang Warga
Prajurit TNI AD saat jinakan RPG aktif di ladang warga Kongo (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-C Batalyon Gerak Cepat (BGC) Monusco, berhasil menjinakan dan mengevakuasi amunisi RPG aktif di Kongo. Amunisi RPG tersebut ditemukan di ladang milik salah satu warga setempat, Senin 25 Mei 2021.

Komandan Kompi A Satgas TNI Konga BGC Monusco, Mayor Inf Ahmad Ridho menuturkan kronologinya. Pemuan itu berawal ketika seorang warga, bernama Justin hendak bekerja ke ladang dikejutkan lantaran melihat sebuah amunisi RPG tergeletak di ladangnya.

Baca juga:  37 Milisi Kongo Serahkan Diri ke Satgas TNI

Justin berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Chief of Groupment Karazo yang selanjutnya melaporkan ke Satgas TNI. Jarak antara ladang milik Justin dengan pasukan TNI tak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 1,2 kilometer.

"Atas laporan warga tersebut, Komandan Kompi A Satgas Garuda bersama tim segera mengecek ke lokasi dan meminta keterangan dari Mr. Justin," tutur Ridho melalui keterangan tertulis Puspen TNI, Kamis (27/5/2021).

 Baca juga: Viral Dikaitkan Tanda Kiamat, Tentara Ikut Serbu Gunung Emas di Kongo

Setelah mendapatkan kronologi langsung dari yang bersangkutan, tim penjinak bahan peledak yang dipimpin Lettu Czi Richo langsung melaksanakan pelepasan fuse dari bahan peledak tersebut.

"Setelah berhasil melaksanakan pembersihan, tim langsung bergegas membawa barang tersebut tempat yang aman," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement