Sementara, Daryono mengungkapkan gempa di Toli-Toli yang terjadi pada 29 Mei 2021 lalu merupakan gempa dangkal akibat subduksi lempeng di utara Sulawesi. “Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di utara Sulawesi,” papanya.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.
Daryono mengatakan guncangan gempa dirasakan di Toli-Toli dan Balukang III-IV MMI dan belum ada laporan dampak kerusakan.
“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.