Kisah 6 Pasien Covid-19 yang Meninggal karena Ditinggal Dokter dan Perawat

Agregasi BBC Indonesia, · Sabtu 05 Juni 2021 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 18 2420729 kisah-6-pasien-covid-19-yang-meninggal-karena-ditinggal-dokter-dan-perawat-1rw8nywlcz.jpg Pasien Covid-19 di rumah sakit di India (Foto: Reuters)

  • 'Kami minta keadilan untuk orang yang kami cintai'

Kelangkaan tabung oksigen pada April lalu menjadi persoalan nasional karena gelombang kedua pandemi Covid-19 meruntuhkan sistem kesehatan India.

Pasien pengidap Covid-19 meninggal dengan tandu di luar rumah sakit. Penyebabnya, fasilitas kesehatan kewalahan menangani gelombang kedatangan pasien.

Pada saat yang sama, krematorium penuh dengan jenazah.

Pasien meninggal ketika rumah sakit dan keluarga berebut untuk mengatur pasokan tabung oksigen.

Media sosial dibanjiri permohonan putus asa dari dokter dan kerabat pasien yang mencari tabung oksigen tersebut.

Kematian enam pasien yang tidak dirawat tadi adalah satu dari banyak tragedi, tapi peristiwanya yang mengejutkan membuat video itu viral ke seluruh dunia.

Namun saat peristiwa itu tidak lagi menjadi berita utama, rasa kecewa menghinggapi keluarga enam pasien yang meninggal.

Mereka membuat grup WhatsApp setelah tragedi itu. Di sana mereka sempat saling mengirim pesan harapan dan dukungan, tapi juga ungkapan frustrasi dan keputusasaan.

"Kami meminta keadilan untuk orang-orang yang kami cintai," kata Namo Jain, 17 tahun. Ayahnya adalah salah satu orang yang ditemukan di bangsal tersebut malam itu.

Keluarga para korban itu awalnya tidak saling mengenal. Mereka dipersatukan oleh apa yang terjadi. Mereka kini masih berkomunikasi satu sama lain melalui grup WhatsApp.

"Kami tidak mengenal satu sama lain secara langsung, tetap saja kami harus bersama untuk saling mendukung," kata Nirupama Verma anak dari salah korban yang meninggal.

Amandeep Chawla anak dari korban meninggal lainnya mengaku mengaku tidak diberitahu tentang kelangkaan tabung oksigen di rumah sakit Kriti.

"Kami diyakinkan oleh staf rumah sakit bahwa dua kendaraan telah keluar untuk mengambil tabung oksigen sehingga kami tidak perlu khawatir," ucapnya.

Chawla mengaku masih ingat bahwa dia melihat pasokan tabung oksigen di dekat pintu masuk utama rumah sakit.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini