Marinir Serang Pemukiman di Situbondo, Ada Apa?

Ali Masduki, Koran SI · Sabtu 05 Juni 2021 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 512 2420596 marinir-serang-pemukiman-di-situbondo-ada-apa-8DbqPxkXJ4.jpg Ilustrasi perang kota Marinir (Foto: istimewa)

SITUBONDO - Prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissace Unit menyerang pemukiman dikawasan Baluran Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (05/6/2021).

Kegiatan tersebut merupakan latihan Small Unit Tactical dan perang kota atau Military Operations On Urban Terrain (MOUT) dalam rangkaian latihan bersama Reconex 21-II.

Latihan perang yang melibatkan prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissace Unit di pusatkan di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur.

Baca juga: TNI AL Latihan Perang Bareng Perancis di Selat Sunda

Latihan yang dipantau langsung oleh Komandan Satgas Latihan Letkol Marinir Supriyono dan Paopslat Lettu Marinir Eko Putra tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik dan taktik prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dalam melaksanakan Small Unit Tactical dan perang kota atau Military Operations On Urban Terrain.

Komandan Satgas Latihan, Letkol Marinir Supriyono, mengatakan dalam latiha ini kedua pasukan elit diberikan materi mengenai taktik perang kota seperti pemantapan latihan tanda-tanda visual dalam patroli, teknik melintasi bangunan, serta tehnik penyerangan pemukiman dan kota.

Baca juga: Dankormar Tinjau Perang Perkotaan di Lampung

Di samping itu, latihan perang kota kali ini juga untuk melihat sejauh mana taktik maupun teknik yang digunakan Marinir kedua negara apabila terjadi permasalahan atau konflik di permukiman dan bagaimana cara penyelesaiannya.

”Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut yaitu meningkatkan profesionalisme prajurit Marinir kedua Negara khususnya prajurit Intai Amfibi Korps Marinir yang memiliki kemampuan bertempur di Tiga Media (Tri Media) yaitu di Darat, Laut dan Udara,” ujarnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini