Wanita 80 Tahun Ini Tewas Usai Dioperasi Mantan Satpam yang Menyamar Menjadi Dokter

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 08 Juni 2021 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 18 2421786 wanita-80-tahun-ini-tewas-usai-dioperasi-mantan-satpam-yang-menyamar-menjadi-dokter-UNb0rlt5j8.jpg Wanita 80 tahun meninggal usai dioperasi mantan satpam yang menyamar menjadi dokter (Foto: Reuters)

PAKISTAN - Seorang wanita berusia 80 tahun meninggal setelah seorang mantan penjaga keamanan menyamar sebagai dokter dan melakukan operasi padanya.

Polisi mengatakan Shameema Begum meninggal pada Minggu (6/6), dua minggu setelah mantan penjaga keamanan Muhammad Waheed Butt melakukan prosedur operasi di sebuah rumah sakit umum di Lahore, Pakistan.

Keluarga Begum dilaporkan telah membayar untuk perawatan dan memiliki dua kunjungan rumah lebih lanjut untuk membalut lukanya.

Mereka menambahkan bahwa tidak jelas jenis operasi apa yang dilakukan penipu di ruang operasi, tetapi teknisi yang memenuhi syarat juga hadir.

Namun, ketika dia berada di rumah, pendarahan dan rasa sakitnya semakin parah dan dia terpaksa kembali ke rumah sakit di mana mereka menemukan apa yang telah terjadi.

“Penjaga itu telah didakwa dan berada dalam tahanan polisi. Butt telah menyamar sebagai dokter dan melakukan kunjungan rumah ke pasien lain di masa lalu juga,” terang juru bicara Polisi Lahore, Ali Safdar.

(Baca juga: 7 Anak Ditemukan Terlantar, Kelaparan, Tanpa Busana, Kotor di Rumah yang Horor Tak Terurus)

Mayatnya masih disimpan untuk diautopsi karena pihak berwenang terus menyelidiki apakah kematiannya disebabkan oleh operasi yang gagal.

Menurut laporan lokal, rumah sakit umum Pakistan, di mana pasien diharuskan membayar untuk pengobatan, seringkali tidak efisien.

“Kami tidak dapat mengikuti apa yang dilakukan setiap dokter dan apa yang dilakukan setiap orang setiap saat. Ini rumah sakit besar,” terang seorang pekerja administrasi rumah sakit Mayo Lahore.

Butt diduga dipecat dua tahun lalu karena mencoba memeras uang dari pasien di fasilitas kesehatan terbesar kedua di Pakistan.

(Baca juga: WHO Tak Bisa Paksa China Berikan Semua Data Asal Mula COVID-19)

Sebelumnya pada Mei lalu, seorang pria lain ditangkap karena menyamar sebagai dokter di rumah sakit umum Lahore dan memeras uang dari pasien di bangsal bedah.

Pada 2016, terungkap bahwa seorang wanita yang menyamar sebagai ahli bedah saraf telah melakukan operasi selama delapan bulan bersama dokter yang memenuhi syarat di rumah sakit yang sama.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini