JAKARTA - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al- Thaqafi menghargai sikap Pemerintah Indonesia yang membatalkan keberangkatan Jamaah haji ke Arab Saudi pada tahun ini.
(Baca juga: Ustadz Abdul Somad Masuk Kandidat Capres 2024)
Hal itu disampaikannya usai menyambangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Dubes Essam bersama rombongan disambut oleh Ketua Umum MUI KH Miftahul Akhyar dan sejumlah ketua MUI.
Dubes Essam mengungkapkan pandangannya bahwa keputusan Pemerintah Indonesia tersebut untuk keselamatan para jamaah haji di tengah pandemi Covid-19.
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Dubes Essam juga menekankan bahwa hingga hari ini Pemerintah Arab Saudi belum membuka pintu kedatangan jamaah haji internasional untuk satu negara pun.
“Jadi, tidak hanya Indonesia. Negara lain pun sama. Belum ada kepastian soal perjalanan haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi,” ungkap Sekjen MUI Amirsyah Tambunan kepada MNC Portal Indonesia seusai acara.
(Baca juga: 5 Fakta TNI-Polri Turun Tangan Berantas Covid-19 di Kudus)
Menurut Amirsyah, tujuan utama kedatangan Dubes Essam ke MUI adalah bersilaturahmi, bukan mengklarifikasi berbagai isu yang beredar seputar ditundanya perjalanan haji musim ini oleh Pemerintah RI. Poin lain yang dibicarakan, kata dia, Pemerintah Arab Saudi siap membuka kerja sama dengan MUI dalam pelatihan para dai. Hal ini untuk meningkatkan kompetensi dai di dalam dan luar negeri.
“Selanjutnya tentang sertifikasi halal dan ekonomi syariah. Pemerintah Arab Saudi berupaya meningkatkan kerja sama dengan MUI," jelas Amirsyah.
Dia juga menerangkan, Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI telah merilis 138 fatwa yang saat ini dalam proses penyelesaian terjemahan ke Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Penerjemahan ini dilakukan untuk memudahkan sosialisasi fatwa DSN MUI ke dunia internasional.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.