Breaking News: Prajurit TNI AU dan Pacarnya Terkapar Diberondong Tembakan

Andreas Affandi, iNews · Selasa 08 Juni 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 340 2422060 breaking-news-prajurit-tni-au-dan-pacarnya-terkapar-diberondong-tembakan-8GbCm50mSY.jpg Foto: MNC Media

BANDARLAMPUNG – Peristiwa penembakan terhadap anggota TNI terjadi di Bandarlampung. Korban bernama Pratu Nur Rohman (26) seorang prajurit TNI Angkatan Udara beserta pacarnya, Ria Astuti (25) terkapar setelah mengalami luka tembak , Selasa (8/6/2021).

(Baca juga: Terlatih dan Mematikan, Ini Cikal Bakal Berdirinya Pasukan Komando Baret Merah)

Anggota TNI AU beserta pacarnya ini ditembak orang tak dikenal saat di dalam mobil waktu melintas di Kawasan Wayhalim Bandarlampung , Lampung.

Setelah dievakuasi oleh warga dan Polisi, prajurit TNI Angkatan Udara beserta teman wanitanya Ria Astuti kemudian menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Advent Bandarlampung.

(Baca juga: Revisi UU ITE, Ini Contoh Postingan yang Bisa Dipidanakan)

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, kedua korban mengalami luka tembak pada bagian telapak tangan dan pahanya diduga menggunakan senjata api dengan amunisi kaliber sedang.

“Korban yang hendak pulang ke rumahnya usai menyantap sarapan pagi tak jauh dari lokasi kejadian tiba tiba menjerit lantaran sebutir peluru menyerempet di bagian telapak tangan dan mengenai bagian paha teman wanitanya,” kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana Zulkarnain.

Kondisi korban saat ini dalam keadaan selamat, namun akibat peristiwa itu Pratu Nur Rohman terpaksa mendapat 7 jahitan di bagian telapak tangannya. Sementara teman wanitanya masih menjalani perawatan setelah sebutir peluru bersarang di bagian pahanya.

Hingga saat ini masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Bahkan kendaraan mobil bernomor polisi B 1893 WZT milik korban juga ikut diperiksa untuk mencari selongsong peluru yang digunakan untuk menembak kedua korban,” ungkap Kompol Resky Maulana Zulkarnain.

Resky menegaskan, saat ini pihaknya masih menyelidiki motif penembakan dengan berkoordinasi kepada pihak Denpom TNI Angkatan Udara.

“Dari pemeriksaan awal terhadap kedua korban. tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang paska penembakan itu terjadi,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini