Kembaran Donald Trump Terlihat Berjualan Es Krim di Pakistan

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 11 Juni 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 18 2423703 kembaran-donald-trump-terlihat-berjualan-es-krim-di-pakistan-8NPb7kYmhp.JPG Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters)

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah tokoh yang penuh kontroversi dan sensasi. Suami dari Melania itu memiliki berbagai hal yang menjadikannya tokoh yang unik, mulai dari gaya rambut, warna kulit, bahkan caranya berbicara. 

Namun, seorang penjual es krim di Pakistan tampaknya dengan mudah meniru berbagai gaya Trump karena kemiripannya dengan sang taipan real estate. 

BACA JUGA: Tampil di Konferensi Konservatif, Trump Bantah Akan Buat Partai Baru

Bahkan, banyak yang menyebut pria, yang namanya tidak disebutkan itu, sebagai "doppelganger" atau tubuh ganda dari Trump.

Pria albino, yang dilaporkan berusia 40-an tahun itu terlihat menjual es krim di jalan-jalan Sahiwal, Punjab. Menurut Daily Mail, beberapa orang telah memperhatikan kemiripannya dengan Trump dan video yang menampilkannya menyanyikan lagu-lagu urdu sambil menyajikan es krim telah menjadi viral.

Dalam video tersebut, pria tersebut menyanyikan bahan-bahan es krimnya, sebagai teknik unik untuk menarik penduduk ke gerobaknya.

Menurut laporan tersebut, banyak penonton senang mendengar pria itu bernyanyi, menyarankan pria itu "seharusnya tampil di panggung daripada menjual es krim." 

Secara khusus, penampilan penjual es krim dan detail gerakan tangan yang kecil namun mencolok sangat mirip dengan tingkah laku dan kebiasaan bicara Trump.

Menurut penelitian Universitas Columbia, ketika berbicara di depan umum, Trump menggunakan gerak tubuh dan "bahasa tubuh untuk menyampaikan pesan, emosi, dan memengaruhi emosi orang lain secara efektif." 

BACA JUGA: Resmi! Trump Lolos Pemakzulan untuk Kedua Kalinya

Diwartakan Sputnik, menurut penelitian, dengan menggunakan gerakan tubuh yang unik untuk tetap di tempat, dan menggunakan gerakan dan ekspresi tubuh bagian atas untuk menegaskan maksudnya, seperti gerakan tangan OK yang sering digunakan, dikombinasikan dengan gerakan jari-L dan telapak tangan terbuka dengan tangan ke samping, Trump telah membuat dirinya mudah diingat dan dapat diakses bahkan ketika dia tidak berbicara.

Atau mungkin hanya karena Trump adalah orang New York, dan penduduk Big Apple sering menggunakan banyak gerak tubuh saat berbicara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini