Teroris yang Ditangkap di Bogor Kelompok JAD Jawa Barat

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 525 2426759 teroris-yang-ditangkap-di-bogor-kelompok-jad-jawa-barat-KUy4pyhtxC.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa, terduga teroris yang ditangkap di Bogor, KDW alias AA, merupakan kelompok dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Jawa Barat.

"Bahwa, tersangka merupakan bagian kelompok JAD Jawa Barat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021).

Baca juga:  Teroris di Bogor Suplai Bahan Kimia untuk 4 Pelaku Teror

Menurut Ramadhan, KDW alias AA ini sehari-hari berprofesi sebagai swasta, atau penjual bahan kimia. Ternyata, barang dagangannya itu yang dijadikan untuk menyuplai pelaku teror lainnya membuat bahan peledak atau bom.

"Swasta tadi yang diterima adalah menjual bahan bahan kimia. Ternyata bahan bahan kimia yang dijual digunakan sebagai bahan peledak," ujar Ramadhan.

Baca juga:  217 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Sepanjang Januari-Mei 2021

Adapun empat pelaku teror yang disuplai bahan kimia oleh KDW alias AA. Diantaranya adalah, terduga teroris PHP yang ditangkap pada Februari 2016 lalu.

Kedua, WB yang merupakan pelaku teror dan telah ditangkap pada Oktober 2019. Ketiga, WHK yang ditangkap pada 8 Mei 2021.

"Dimana WHK tadi bersama tersangka juga telah lakukan sharing tentang tata cara atau bagaimana membuat bahan kimia dijakdikan sebagai bahan peledak," ujar Ramadhan.

Terakhir atau keempat adalah pelaku teror ZA yang ditangkap pada 29 Maret 2021. Terduga teroris ini merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Menurut Ramadhan, KDW juga merupakan admin salah satu platform media sosial. Dimana, dijadikan tempat untuk menyebarkan konten-konten daulah dan tata cara pembuatan bahan peledak.

"Barang bukti banyak sekali diamankan selain buku ajaran jihad juga buku bagaimana racikan bahan kimia dijadikan bahan peledak sebagai alat untuk ledakan. Jumlahnya sampai 47 jenis barang bukti yang diamankan di rumah yang bersangkutan. Artinya, pelaku teror yang ditangkap Densus kemarin itu, diyakini bahwa bahan berasal dari yang bersangkutan," tutup Ramadhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini