Beberapa minggu terakhir ini kelompok pemberontak Taliban telah menguasai puluhan distrik baru dan kedua pihak mengatakan korban tewas di kedua pihak akibat pertempuran itu sangat besar; sementara warga sipil terus menanggung biaya yang paling mahal dari perang panjang di negara itu.
Pertempuran yang menandai kemunduran itu memincu Ghani pada hari Sabtu (19/6) untuk mengganti kepala keamanannya, termasuk panglima tentara, di tengah kecaman kurangnya koordinasi di tingkat atas sebagai penyebab meningkatnya korban tewas di kalangan pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak.
Langkah presiden itu tidak mencegah pemberontak Taliban mencaplok wilayah baru dan menimbulkan lebih banyak korban jiwa di pihak Pasukan Keamanan dan Pertahanan Afghanistan ANDSF.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.