JAKARTA - Jakarta genap berusia 494 tahun pada 22 Juni 2021, besok. Di tengah perkembangannya, kemacetan di Ibu Kota masih menjadi masalah klasik.
Beragam kebijakan untuk mengurai kemacetan terus dilakukan oleh sejumlah gubernur DKI Jakarta. Mulai dari pembangunan Transjakarta di era Gubernur Sutiyoso hingga pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di era kepemimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: 10 Ondel-Ondel Raksasa Bakal Mejeng di HUT DKI 22 Juni
Di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, moda transportasi yang ada dikembangkan dan saling diintegrasikan. Misalnya saja integrasi halte bus Transjakarta CSW koridor 13 dengan stasiun MRT Asean yang rencananya akan diresmikan pada saat ulang tahun Jakarta besok.
"CSW : Wajah Baru Integrasi Jakarta. CSW menjadi titik baru integrasi antarmoda transportasi antara @pt_transjakarta dan @mrtjkt," tulis akun instagram @dishubdkijakarta dikutip Senin (21/6/2021).
Sejak diresmikan pada Agustus 2017 lalu oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, koridor 13 Ciledug-Tendean belum terintegrasi dengan moda transortasi lainnya meski berhimpitan dengan kereta api Commuter ataupun MRT Lebak Bulus-Bundaran HI yang sudah dalam tahap finishing pembangunan. Akibatnya, koridor 13 yang dibuat melayang sepi penumpang.
Baca juga: Catat! Ini Rangkaian Acara HUT Ke-494 DKI Jakarta
Gubernur Anies menilai koridor 13 (Ciledug-Tendean) merupakan koridor transportasi gagal. Menurutnya, perencanaan dalam pembangunan transportasi harus matang dan terintegrasi.