Kepada semua Bima meminta untuk bergerak cepat. Pasalnya, kebutuhannya benar-benar mendesak dan untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta untuk melakukan pembenahan dan pengaturan sistem rujukannya. Agar pasien dapat dirujuk secara merata sehingga tidak menumpuk di satu atau dua rumah sakit.
"Kita berlomba dengan waktu jangan sampai lonjakan yang ada tidak bisa diantisipasi," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menargetkan konversi tempat tidur sebesar 30 persen sudah dilaksanakan sampai akhir bulan Juni 2021. Sementara konversi tempat tidur isolasi sampai 35 persen diupayakan sampai pertengahan Juli 2021.
Baca Juga : Petugas Gabungan Mulai Lakukan Penyekatan di 10 Titik Jakarta
Khusus 8 RS Rujukan, sesuai SK Gubernur didorong untuk menambah tempat tidur isolasi minimal 35 persen dari total tempat tidur sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Kita targetkan akhir Juni 2021 sudah terpenuhi. Untuk rumah sakit yang belum konversi tempat tidurnya 30 persen diimbau untuk segera mengonversinya," ucap Retno.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.