Selain melaut, Mukmin juga biasa menjadi kuli bangunan untuk mendapatkan uang tambahan. Sedangkan istrinya membantu sebagai pembantu rumah tangga yang tak jauh dari kediamannya.
"Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah. Ada dari warga di sekitar sini, ada yang kasih batu bata, semen dan atap. Selebihnya saya dapat dari sisa-sisa bangunan yang sudah roboh di tempat lain. Hingga ada berdiri batu - bata dibagian depan rumah seperti ini," katanya.
Empat anak Mukmin tercatat masih duduk di bangku sekolah mulai tingkat SD sampai SMP. Mereka juga dibayang-bayangi putus sekolah lantaran tidak memiliki biaya pendidikan.
Kehidupan Mukmin merupakan potret dari profesi nelayan yang saat ini masih banyak hidup dalam kemiskinan.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.