SOLO — Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka geram dengan aksi perusakan makam di TPU Cemoro Kembar. Pasca-insiden perusakan tersebut, mobil dinas Gibran diinapkan di dekat tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Lapangan Kenteng, Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon.
Mobil berpelat nomor AD 1 A tersebut diinapkan sejak Senin 21 Juni 2021 sore. Pantauan Solopos hingga Selasa 22 Juni 2021 malam mobil Toyota Innova itu masih berada di lokasi yang sama.
Letak mobil dinas itu hanya berjarak beberapa meter dari rumah belajar informal yang diikuti para pelaku perusakan makam. Lurah Mojo, Margono, terlihat menemani para pengurus RT dan RW setempat menjaga mobil berwarna putih itu.
Baca Juga: Sekelompok Bocil Rusak Belasan Makam, Gibran: Kurang Ajar!
Ada juga sejumlah petugas Linmas Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang menjaga mobil dinas Gibran itu. Ketua RT 008/RW 003 Mojo, Krisdhianto, kepada Solopos mengungkapkan, mobil dinas Gibran diparkir di Lapangan Kenteng sejak Senin sore.
Sebelumnya, ia ditelepon petugas kelurahan ihwal rencana menginapkan mobil dinas wali kota di Lapangan Kenteng. Tapi ia tidak diberi tahu alasan mobil itu diinapkan.
“Sejak mobil diinapkan disini dijaga petugas linmas dan dari kepolisian. Hingga malam ini aman,” ungkap Krisdhianto.
Baca Juga: Gibran Tolak Lockdown Se-Jawa: Tidak Fair, Situasi Solo Beda dengan Kudus
Berdasarkan catatan Solopos, aksi Gibran menginapkan mobil dinas pernah dilakukan beberapa bulan lalu. Ketika itu mobil diinapkan di Kantor Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon seusai pascapencopotan Lurah Gajahan yang terlibat pungli.
(Arief Setyadi )