Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Covid-19 Berisiko Naiknya Kekerasan kepada Anak

Antara , Jurnalis-Minggu, 27 Juni 2021 |03:02 WIB
Pandemi Covid-19 Berisiko Naiknya Kekerasan kepada Anak
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

SAMARINDA - Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim Noryani Sorayalita menyebutkan pandemi Covid-19 berisiko pada naiknya kasus kekerasan terhadap anak.

"Kami mencatat ada lima risiko yang rentan dialami anak akibat pandemi Covid-19, pertama adalah risiko meningkatnya kekerasan terhadap anak," ujar Noryani di Samarinda, Sabtu 26 Juni 2021.

Hal itu terjadi karena bisa jadi ada anggota keluarga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tekanan ekonomi, sehingga pelampiasannya kemudian ke anak atau anak menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Risiko kedua adalah berhubungan dengan psikososial anak, yakni banyak anak yang mengalami gangguan psikososial dan kesehatan mental, akibat dari mereka tidak bisa bermain baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

"Ini terjadi karena adanya pengkondisian belajar dari rumah menggunakan handphone (HP) yang kemudiannya anak terbiasa menggunakan HP. Jika peran orang tua lemah ketika belajar secara daring, maka akan memperburuk kondisi," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement