PPKM Mikro, Pedagang di Surabaya Protes Dibubarkan Petugas: Rakyat Itu Ngenes, Menangis

Yudha Bahar, iNews · Minggu 27 Juni 2021 23:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 27 519 2431740 ppkm-mikro-pedagang-di-surabaya-protes-dibubarkan-petugas-rakyat-itu-ngenes-menangis-3fk292nxrH.jpg Pedagang Surabaya, Jawa Timur dibubarkan petugas saat razia PPKM Mikro (Foto: Yudha Bahar)

SURABAYA - Protes pedagang mewarnai dimulainya penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Surabaya, Jawa Timur. Dengan alasan ekonomi, pedagang tidak terima usahanya diminta tutup di saat waktu ramai pengunjung. 

Penerapan PPKM mikro ini menyusul tingginya kasus Covid-19 di kota Surabaya. Petugas gabungan dari Satpol Pamong Praja dan Linmas, serta kepolisian dan TNI, pada Minggu (27/6/2021) malam menertibkan sejumlah tempat usaha dan warung kopi di Surabaya. Namun, kegiatan yang dilakukan petugas untuk menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin melonjak di kota Surabaya mendapat protes dari pedagang.

Baca Juga:  Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran dengan Satpol PP, 4 Remaja Terjaring Razia PPKM Kota Bekasi

Dengan alasan ekonomi, pedagang bernama Ahmad ini tidak terima usahanya diminta tutup di saat waktu ramai pengunjung. Namun demikian, petugas tetap bersikap tegas meminta Ahmad menutup usahanyam sebelum ditindak tegas dengan denda.

"Rakyat itu ngenes, menangis atau mengeluh karena penghasilan berkurang," ujar Ahmad.

Tidak hanya tempat usaha toko dan warung kopi, petugas gabungan menertibkan serta membubarkan para pedagang kaki lima yang masih nekat buka melewati waktu yang ditentukan yakni pukul 8 malam.

"Kegiatan ditujukan utk pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid yang semakin tinggi," ujar Iptu Didik Ariawan, perwira Polsek Tambaksari.

Baca Juga:  Terjaring Razia Balap Liar, Sekelompok Pemuda Dorong Motor dari TB Simatupang ke Polsek Cilandak

PPKM mikro untuk Kota Surabaya ini sendiri mulai Minggu malam ini diberlakukan hingga 5 Juli 2021 mendatang. Sesuai surat edaran yang diterbitkan Wali Kota Surabaya, dalam PPKM mikro ini membatasi kegiatan masyarakat dan jam operasional tempat usaha mulai pukul 5 pagi hingga 8 malam.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini