Share

Daerah Otonomi Somalia Eksekusi 21 Militan Al Shabaab

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 28 Juni 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 18 2431959 daerah-otonomi-somalia-eksekusi-21-militan-al-shabaab-Yn6dOEcBov.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

MOGADISHU - Dua puluh satu orang dieksekusi di negara bagian semi otonom Puntland di Somalia setelah dinyatakan sebagai anggota kelompok militan Al Shabaab. Mereka dijatuhi hukuman di Pengadilan Militer di Galkayo, dan dieksekusi oleh regu tembak.

Radio pemerintah mengatakan 18 dari para pria itu telah melakukan pembunuhan dan pemboman selama lebih dari satu dekade.

BACA JUGA: Ledakan Bom Bunuh Diri Tewaskan Setidaknya 15 Rekrutan Tentara Somalia

Saat eksekusi digelar pada Minggu (27/6/2021), Al Shabaab menyerang Kota Wisil di Wilayah Mudug di bagian lain Somalia. Dilaporkan bahwa setidaknya 20 tentara tewas ketika sebuah pangkalan militer diserang.

Ini bukan hukuman mati pertama yang dijatuhkan terhadap militan Al Shabaab di Somalia. Namun, ini dilaporkan merupakan eksekusi dengan jumlah terbesar yang pernah digelar di Puntland.

Pihak berwenang di Puntland telah bersumpah untuk mengadili setiap anggota Al Shabaab atau orang-orang yang ditemukan membantu kelompok itu dalam serangannya.

BACA JUGA: "Pesawat Hantu" Misterius Terlihat di Bandara Somalia, Munculkan Dugaan Operasi Rahasia AS

Kelompok militan itu merupakan ancaman terbesar di Somalia. Al Shabaab menguasai sebagian besar bagian selatan dan tengah negara itu, dan menurut penelitian yang diterbitkan Institut Hiraal pada Oktober, para militan mengumpulkan lebih banyak uang daripada Pemerintah Somalia.

Saat eksekusi dilakukan pada Minggu, militan al-Shabab menyerbu Kota Wisil di wilayah Mudug.

Ada beberapa laporan bahwa setidaknya 20 tentara tewas ketika sebuah pangkalan militer diserang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini